Beranda » Joko Intarto » Daftar Kebodohan Dahlan Iskan » “Bos Bodoh”, Rahasia Kepemimpinan Dahlan Iskan Majukan BUMN

“Bos Bodoh”, Rahasia Kepemimpinan Dahlan Iskan Majukan BUMN

Keberhasilan Dahlan Iskan menggerakkan lebih dari 600 badan usaha milik negara selama 2 tahun kepemimpinannya di Kementerian BUMN memang sungguh menarik perhatian pejabat Universiti Malaysia Perlis (UniMAP). Raja Muda Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra Jamalullaul memberikan gelar tersebut dalam satu acara di Jakarta, Jumat (13/9), yang dihadiri Rektor UniMAP Prof. Dr. Kamaluddin Hussin dan sejumlah petinggi BUMN.

“Membangun perusahaan media sebanyak 207 koran dan 37 stasiun televisi lokal, buat kami sudah luar biasa. Sekarang malah menangani Kementerian BUMN yang membawahi lebih dari 600 perusahaan. Inilah yang membuat kami meminta kesediaan Pak Dahlan menerima gelar Profesor Tamu di UniMAP agar bisa membagi ilmu kepada mahasiswa kami di Malaysia,” jelas Faizuddin.

“Apa rahasia Dahlan bisa mendongkrak kinerja sedemikian banyak BUMN yang sebagian bahkan sudah mati suri bertahun-tahun lamanya? Sedangkan kami memajukan satu universiti ini saja susahnya bukan main,” sambung Raja Muda Perlis itu, saat memberi sambutan resmi.

Menjawab pertanyaan itu, Dahlan dalam pidato tanpa teks, menjawab dengan blak-blakan rahasianya kepempinannya. “Semua orang menjadi sangat kreatif pada saat kepepet. Semua BUMN maju sangat cepat justru karena tidak saya apa-apakan. Sebab, semua pimpinan sudah merasa kepepet,” jelas Dahlan yang disambut tawa hadirin.

“Karena sudah kepepet, Direksi BUMN mencoba segala teori. Dari teori yang masuk akal sampai yang tidak masuk akal. Semua kemungkinan dicoba karena sudah kepepet. Siapa tahu, ada hasilnya,” terang Dahlan.

“Ternyata, gara-gara kepepet, Direksi BUMN menemukan jalan keluar untuk mengatasi persoalannya masing-masing. Karena pada dasarnya Direksi BUMN adalah orang-orang pilihan yang memiliki integritas dan antusiasme dengan tanggung jawab yang diembannya,” pungkas Dahlan yang disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Gaya kepemimpinan Dahlan memang unik. Selama 22 tahun bekerja di Jawa Pos Group, saya tidak melihat Dahlan menerapkan gaya “bos pintar” yang suka sok tahu dan mengintervensi pimpinan perusahaan. Dahlan justru menerapkan gaya “bos bodoh” dengan memotivasi semua pimpinan perusahaan bisa mencari jalan keluar atas persoalan perusahaannya dengan selalu merasa kepepet.

Follow me @intartojoko


4 Komentar

  1. marwan mengatakan:

    taik kau dahlan iskan, krisis pemadaman listrik di riau lebih dari 6 jam saja tak mampu kau atasi menteri BUMN goblok !!! waktu jadi Dirut PLN saja kau tak mampu atasi krisis listrik, skarang kau naek jadi menteri BUMN, kondisi pemadaman listrik makin menjadi2, ntar kau jadi presiden, bisa gelap gulitalah provinsi riau woasu…!!! atasi itu cepat krisis listrik di provinsi kami ini, menteri BUMN goblok !!!! jgn cuma bisanya sibuk pencitraan. mau sampai kapan kau biarkan kami hidup dalam kegelapan hah dahlan pantek !!!!

  2. ini realita yang sangat nyata. dan ini memang harus dihadapi dengan lapang dada.
    salut untuk pak dahlan iskan yang membuka mata untuk kita semua, kenyataannya sepeti apa dan bagaimana mengatasinya. top..

    yang belum bergabung silakan bergabung:

    http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/
    Catatan Dahlan Iskan

  3. akhsan (@AkhsanAjja) mengatakan:

    marwan pantek,,teriak2 mang gak diajari sopan santun sama mamak kau!! boleh mengkritik tapi jangan begitu caranya ,,mang apa yang kau perbuat buat bangsa ini,,pak dahlan iskan sudah mewakafkan dirinya untuk negara ini,,,sedangkan kau cm bisa teriak2 tanpa ada solusi untik hal ini. dasar yang pantek nan gadang kaulah marwan woasu. tidakkah kau lihat apa yg di perbuat pak DI ,daripada kau cm bisa maki2 orang kayak kau orang yg paling benar aja,,,sadarlah kau marwan sebelum kau juga di kata2in orang.

  4. Guru SD di Desa mengatakan:

    Obrolan diatas inilah contoh sila kelima saudara-saudara sekalian, masih ingat sila kelima?KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA, butir-butirnya: Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong. Bersikap adil. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Menghormati hak-hak orang lain. Suka memberi pertolongan kepada orang lain. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain. Tidak bersifat boros.Tidak bergaya hidup mewah.Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.Suka bekerja keras.Menghargai hasil karya orang lain.Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: