Beranda » Joko Intarto » Daftar Kebodohan Dahlan Iskan » Sekali Lagi Soal Kebodohan Dahlan Iskan

Sekali Lagi Soal Kebodohan Dahlan Iskan

Kebodohan di Balik Anugerah Gelar Doktor dan Profesor

Dua seri tulisan saya tentang “Daftar Kebodohan Menteri BUMN” yang saya upload di Facebook tanggal 11 dan 12 September 2013 rupanya dibaca Dahlan Iskan. “Terima kasih atas tulisan Anda tentang semua kebodohan saya. Tulisan Anda siiiiip,” kata Dahlan melalui teleponnya.

“Sama-sama Pak Bos. Saya masih akan menulis seri terakhir malam ini,” jawab saya. “Lho, masih belum habis juga?” tanya Dahlan. “Belum Pak Bos. Habisnya, terlalu banyak kebodohannya,” jawab saya sembari bercanda. Dahlan menanggapinya dengan tertawa.

Jumat pagi, pukul 06.00 Dahlan kembali menelepon saya. Sayangnya, sinyal selular di lingkungan saya sedang tidak stabil. Kadang nyambung, kadang mati. Demikian pula ketika saya coba call back. Kontak pun terputus.

Sembari menggerutu, saya coba menebak-nebak, mengapa Dahlan menelepon saya sepagi itu. Adakah sesuatu yang penting hari ini?

Dua jam kemudian, saya baru ingat kalau Dahlan hari ini akan mendapat anugerah Profesor Tamu dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP). Bergegas saya mandi agar bisa sampai di Hotel Mandarin, tempat perhelatan itu, sebelum pukul 10.00.

Saat memberi sambutan, Dahlan menyatakan rasa herannya mengapa dia mau dianugerahi gelar Profesor Tamu oleh UniMAP. Padahal, ada juga universitas yang lebih terkenal yang menawarinya, tetapi Dahlan tidak bersedia.

“Saya juga heran kok saya mau menerima gelar Doktor Honorris Causa dari IAIN Wali Songo, Semarang. Padahal, ada universitas yang lebih terkenal yang menawari dan saya tidak bersedia,” kata Dahlan.

Apakah itu juga termasuk kebodohan Dahlan? Entahlah.

Yang pasti, UniMAP memberi gelar Profesor karena dua hal. Pertama, Dahlan sukses membangun industri media di Indonesia, sehingga Jawa Pos Group memiliki 207 koran, 37 stasiun TV lokal dan pabrik kertas. Kedua, karena Dahlan dinilai sukses sebagai Menteri BUMN mendongkrak kinerja lebih dari 600 perusahaan pelat merah.

Bagaimana menurut Anda?

Follow me @intartojoko


7 Komentar

  1. […] Sekali Lagi Soal Kebodohan Dahlan Iskan […]

  2. marwan mengatakan:

    taik kau dahlan iskan, krisis pemadaman listrik di riau lebih dari 6 jam saja tak mampu kau atasi menteri BUMN goblok !!! waktu jadi Dirut PLN saja kau tak mampu atasi krisis listrik, skarang kau naek jadi menteri BUMN, kondisi pemadaman listrik makin menjadi2, ntar kau jadi presiden, bisa gelap gulitalah provinsi riau woasu…!!! atasi itu cepat krisis listrik di provinsi kami ini, menteri BUMN goblok !!!! jgn cuma bisanya sibuk pencitraan. mau sampai kapan kau biarkan kami hidup dalam kegelapan hah dahlan pantek !!!!

    • theo mengatakan:

      mas marwan yg terhormat, menjadi pemimpin itu sulit, apalagi jadi direktur PLN yg sangat sakit dan mengubahnya sesehat dan sebagus sekarang itu membutuhkan orang yg briliian. di PLN itu ada berjuta masalah yg harus di benahi oleh p.dahlan, dan hanya hitungan 2 tahun bs menemukan solusinya yg tepat. membenahi itu tdk semudah membalikkan tangan butuh waktu dan proses. U listrik di sumatra , saat beliau msh menjabat direktur PLN khan pernah keliling kota2 di sumatra u memetakan permasalahannya dan dibuatkan rencana bertahap untuk mengatasinya. sumatra itu luas dan rumit medannya, perlu waktu dan biaya yg besar u mengatasi pasokkan listriknya. semoga mas marwan mau bersabar. salam dari Dahlanis

    • mpm mengatakan:

      Bang marwan… ternyata kau belum sembuh juga sakitnya yach…
      Segeralah berobat… sebelum kau stroke…

    • Ahmad Safwan mengatakan:

      namanya gan sj narwan…..nar=neraka…..wan=laki-laki….

  3. ini realita yang sangat nyata. dan ini memang harus dihadapi dengan lapang dada.
    salut untuk pak dahlan iskan yang membuka mata untuk kita semua, kenyataannya sepeti apa dan bagaimana mengatasinya. top..

    yang belum bergabung silakan bergabung:

    http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/
    Catatan Dahlan Iskan

  4. ali mengatakan:

    salam kenal dan hormat say pada pengelola blok ini buat bapak marwan yang sangat terhormat saya sarankan bapak mengajukan aja jadi dirut pln saya yakin bapak bisa mengatasi pln di daerah anda dengan baik. dari pada bapak memaki orang yang mau berusaha dengan sungguh sungguh. saya jadi ingat pesan orang tua-tua dulu kalau banyak omong dan suka menjelekan orang lain itu tanda ketidak mampuan seseorang apa lagi mengati orang yang baik secara umum dengan kata kasar tidak sopan menurut adat ketimuran. oya saya nitip sapa yang tau no hp pak dahlan iskan yang mentri bumn itu kirim email sya ya . trim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: